Tips

Pecah Ban Mobil Apa Yang Harus Kita Lakukan?

Posted on 01 Juni 2011

Juni 2011

Pecah Ban Mobil Apa Yang Harus Kita Lakukan?

Saat melaju di jalan terutama dalam kecepatan yang cukup tinggi atau sedang berakselerasi, kejadian pecah ban merupakan sesuatu yang dapat membahayakan keselamatan kita. Terlebih jika kita mengantisipasinya dengan kurang tepat dan terlalu panic.

Hal terpenting dan utama yang harus dicamkan saat ban kehilangan tekanan secara tiba-tiba  atau yang kita kenal dengan pecah ban, adalah menjaga agak mobil tetap melaju sesetabil mungkin, dan tetap dalam pengendalian yang baik. Jangan panic! Karena saat kita ‘over reacted’, misalnya menjejak rem dengan mendadak, atau mengangkat kaki dari pedal akselerasi dengan seketika akan be ujung pada kondisi mobil lepas kendali.

Hal terpenting utama dan pertama yang perlu diingat saat terjadi pecah ban  :

  1. Jangan Menginjak Rem! Mungkin memang secara instingtif kita ingin berusaha segera berhenti. Tapi menginjak rem mendadak dalam kondisi ini akan mengakibatkan ketidakseimbangan luar biasa. Bahkan bisa-bisa mobil Anda terbalik.
  2. Jangan Melepaskan Kaki Dari Pedal Alselerator (gas) Secara mendadak! Mengangkat gas secara tiba-tiba juga merupakan kesalahan yang bisa menyebabkan akibat fatal. Mengangkat kaki dari pedal gas dengan tergesa-gesa menyebabkan kendaraan memindahkan tumpuan beratnya dari roda belakang menuju roda depan. Dalam situasi ban kemps seperti itu akan mengakibatkan hilangnya control / kendali terhadap mobil.

Lalu saat terjadi pecah ban langkah langkah yang dapat di tempuh untuk mengantisipasi keadaan adalah :

  1. Lepaskan pedal akselerasi atau pedal gas secara bertahap dan perlahan.
  2. Kendalikan Stir atau lingkar kemudi untuk menstabilkan kendaraan kearah yang benar. Jaga laju kearah yang lurus, baru kemudian perlahan membelok ke arah yang lebih aman di hadapan Anda.
  3. Setelah kendaraan terasa lebih stabil. Tetap jaga kecepatan aman dan perlahan menepilah ke jalur darurat, perhatikan pula jalanan sekitar dan kendaraan dari arah belakang. Pastikan Anda member sinyal perubahan arah.
  4. Yang patut diingat adalah, ban manapun yang mengalami ‘pecah ban’, depan atau belakang – hal-hal yang tidak boleh dan hal yang sebaiknya dilakukan (seperti dipaparkan hal di atas) adalah sama saja. Perbedaannya adalah, bilamana pecah ban depan akan menyebabkan tekanan/getaran terasa pada steering  atau lingkar kemudi. Sedangkan pecah ban depan akan menyebabkan getaran/tekanan pada kursi duduk atau getaran pada bodi mobil.

Jadi tak perlu panik saat ban mobil Anda pecah ketika melaju. Have a safe Journey!


Facebook Twitter