What's On

Pelayanan yang SURe Autocillin Rescue

Posted on 14 Oktober 2011

Sebagai salah satu asuransi kendaraan terbaik di Indonesia. Autocillin memberikan pelayanan yang simple (tidak berbelit-belit), unique (pelanggan merasakan pengalaman yang berbeda) dan reliable (dapat diandalkan).

Tepat pada Kamis, 13 Oktober 2011 lalu, Autocillin Rescue bekerja dengan luar biasa. Pada sore hari salah satu Autocillin Rescue Team: Rein Khanda (Rein) menerima informasi telepon dari Slamet - Call Center pada pukul 16.00. Saat itu ia masih stand by di Outlet Adira Insurance Pondok Indah. Slamet menginformasikan bahwa telah terjadi kecelakaan yang dialami oleh customer autocillin di sekitar Gading Serpong, dimana 1 unit mobil milik customer (Avanza Silver) masuk ke dalam gorong-gorong dalam posisi terbalik dan roda berada di atas. Informasi tersebut diperoleh dari Bapak Julius dan mobil tersebut dikendarai oleh istri dari Bapak Julius yang hendak menjemput anaknya pulang dari sekolah.
Setelah mendapatkan informasi dari Call Center, Rein langsung menghubungi Bapak Julius untuk menginformasikan bahwa Tim Rescue baru berangkat dari Pondok Indah dan segera menuju ke lokasi kejadian. Rein berangkat dengan membawa 1 mobil gendong.

Sampai di Lokasi Kecelakaan (16.45)

Rein tiba di lokasi kejadian dalam waktu 45 menit (16.45) dan langsung menghubungi Bapak Julius. Ternyata Bapak Julius sudah tidak berada di lokasi karena harus segera membawa istrinya ke Rumah Sakit. Bapak Julius memberikan satu nama polisi yang menangani dan berada di tempat kejadian. Rein langsung berkoordinasi dengan polisi tersebut, karena untuk melakukan evakuasi perlu dilakukan pengalihan jalan. Dari informasi yang Rein dengar dari masyarakat yang berada di tempat kejadian, pada saat itu ada kemungkinan pengemudi sedang menggunakan telepon genggam. Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa kejadian tersebut diakibatkan pengemudi kurang pandai mengendalikan kendaraan, terlebih lagi dengan kondisi jalan yang menikung ke arah kiri.


Rein langsung mengecek situasi dan kondisi kendaraan. Sesuai dengan informasi yang telah disampaikan sebelumnya, mobil tersebut berada pada posisi terbalik dan berada dalam gorong-gorong dengan kedalaman sekitar 10 – 12 meter dan kemiringan 90o (tegak lurus). Melihat situasi tersebut, Rein menilai bahwa mobil tersebut tidak dapat diangkat hanya dengan menggunakan satu mobil gendong saja. Diperlukan unit lain yang dapat men-support mobil gendong tersebut. Oleh karena itu, Rein meminta bantuan untuk melakukan proses evakuasi. Kemudian Ali datang dengan membawa 1 unit mobil derek untuk membantu Rein. Kemudian menyusul pula Nopi dengan membawa mobil ranger.
 
Proses Evakuasi (16.45 – 20.30)
Membalikkan posisi kendaraan

Proses membalikkan posisi kendaraan membutuhkan waktu, strategi dan pengamatan yang baik. Untuk itu Ali dan Rein harus masuk ke dalam gorong-gorong untuk menentukan langkah apa yang harus dilakukan. Akhirnya Rein dan Ali memutuskan untuk menggunakan motor winch dan mengaitkan sling ke kendaraan. Tantangan berikutnya adalah Rein dan Ali sulit untuk mencari bagian dari mobil yang dapat digunakan untuk mengaitkan sling. Satu-satunya cara adalah mereka terpaksa harus memecahkan kaca samping dari mobil tersebut. Namun, sebelum melakukan tindakan tersebut, mereka meminta ijin kepada Bapak Fahri dan Bapak Eko, karena tindakan tersebut dapat menambah kerusakan pada kendaraan. Karena telah mendapatkan persetujuan, maka akhirnya mereka memecahkan kaca tersebut dan berhasil mengaitkan sling pada mobil. Kemudian, Rein dan Ali mengatur posisi, dimana Ali berada di gorong-gorong untuk melihat posisi kendaraan dan Rein mengendalikan mobil derek untuk menarik. Akhirnya setelah 30 menit, mobil berhasil dibalik dan roda kembali berada di bawah.

Menarik kendaraan

Menarik kendaraan tersebut dari gorong-gorong dilakukan dengan memasang sling di bagian depan  mobil. Kesulitan yang dihadapi adalah dikarenakan dinding gorong-gorong tegak lurus dengan dasar gorong-gorong. Tahap awal yang harus dilakukan adalah mengangkat mobil dengan menarik bagian depan sehingga mobil berhasil dalam posisi berdiri tegak pada dinding gorong-gorong. Setelah itu, kesulitan yang dihadapi adalah menarik mobil keluar dari gorong-gorong tersebut. Untuk melakukan hal ini diperlukan mobil gendong dan mobil derek, untuk menghindari mobil kembali jatuh. Dengan skill dan pengalaman yang dimiliki, akhirnya mobil tersebut berhasil dikeluarkan dari gorong-gorong. Diperlukan waktu hingga 1 jam, agar mobil dapat terangkat ke jalan. Setelah itu, Rein, Ali dan Nopi mengumpulkan barang-barang yang terdapat di dalam mobil maupun yang tercecer di dalam gorong-gorong agar dapat diberikan kembali kepada Bapak Julius.

 
Mobil terangkat dari gorong-gorong
Setelah mobil terangkat dari gorong-gorong, Rein langsung menghubungi Bapak Julius dan Rein menginformasikan bahwa mobil Bapak Julius akan segera langsung dibawa ke bengkel Auto 2000 Pondok Jagung Serpong. Bapak Julius juga meminta tolong agar tas yang ada di dalam mobil dapat diamankan.

 
Mengantar mobil ke bengkel (20.30 – 01.00)

Mobil langsung dibawa ke bengkel Auto 2000 Pondok Jagung Serpong. Sesampainya di sana (21.00), langsung dilakukan serah terima, dimana mobil tersebut diserahkan tanpa STNK dan kunci dikarenakan STNK dan kunci ditahan oleh pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut.


Setelah dari Bengkel, Rein, Ali dan Nopi, segera menuju Eka Hospital Serpong untuk bertemu dengan Bapak Julius. Sesampainya disana (21.30), Rein menelpon Bapak Julius dan mereka bertemu di lobby Rumah Sakit. Rein, Ali dan Nopi menyerahkan 3 buah tas yang dikumpulkan dari dalam mobil dan sekitar tempat kejadian, serta bukti tanda terima dan form bukti layanan. Bapak Julius berterima kasih atas layanan yang diberikan.


Saat Rein, Ali dan Nopi ingin meninggalkan Rumah Sakit, Bapak Julius hendak memberikan tip kepada mereka. Namun, segera mereka tolak dengan cara yang baik dan menyampaikan bahwa apa yang mereka lakukan merupakan bagian dari layanan gratis yang diberikan Autocillin kepada customernya. Bapak Julius juga dijelaskan bahwa selanjutnya akan dihubungi lebih lanjut terkait dengan perbaikan kendaraannya. Bapak Julius berterima kasih sekali atas layanan yang telah diberikan.


Setelah dari rumah sakit, Rein, Ali dan Nopi, kembali ke Bengkel Auto 2000 Pondok Jagung untuk menyelesaikan administrasi lainnya. Mereka akhirnya meninggalkan bengkel pada pukul 22.00 dan segera kembali ke kantor Otista. Karena lalu lintas yang macet dan berbarengan dengan truk-truk, mereka baru sampai ke kantor Otista pada pukul 24.00. Setelah menyelesaikan berbagai berkas, akhirnya Rein baru dapat pulang pada pukul 01.00. Sepulang dari kantor, Rein baru dapat melakukan makan malam setelah semua aktivitas selesai dan sampai di rumah pada pukul 02.00. Esok paginya ia kembali bekerja dan beraktivitas kembali seperti  biasa.

We are HERE to make SURe that You’ve Got a Friend!


Facebook Twitter